|
| Sumber gambar: AI Generated
Sumber informasi: Akademi Crypto - JRZ |
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi tampaknya memilih terbang untuk mengunjungi Rusia ketimbang bertemu dengan pihak Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump demi membahas negoisasi yang menyudahi perang antara keduanya.
Kunjungan Iran ke Rusia adalah untuk mencari dukungan dengan sang Presiden Vladimir Putin terkait pendapat terhadap isu-isu ambisi AS yang ingin mengekang nuklir Iran dan akses Selat Hormuz.
Di lain sisi, Trump justru mengungkapkan ingin sekali dapat berbicara dengan pihak Iran dan menyambut baik kedatangannya, bahkan kemudahan opsi untuk dapat berkomunikasi.
"Jika mereka ingin berbicara, mereka bisa datang kepada kami, atau mereka bisa menelepon kami. Anda tahu, ada telepon. Kami memiliki saluran telepon yang bagus dan aman. Mereka tidak boleh memiliki senjata nuklir jika tidak, tidak ada alasan untuk bertemu," katanya kepada The Sunday Briefing melansir Reuters pada Senin (27/04).