|
| Sumber gambar: Gubahan beberapa sumber
Sumber informasi: Akademi Crypto - JRZ |
Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS) Scott Bessent menargetkan sistem perbankan bayangan milik Iran yang juga mengakses crypto akan dilacak oleh lembaganya karena diduga digunakan untuk kegiatan ilegal, salah satunya mendanai kelompok teroris.
"Departemen Keuangan, melalui Operasi Economic Fury, telah menargetkan infrastruktur perbankan bayangan internasional Iran, akses ke crypto, armada bayangan, jaringan pengadaan senjata, pendanaan untuk proksi teroris di kawasan tersebut, dan kilang minyak 'teapot' independen Tiongkok yang mendukung perdagangan minyak Iran," ujarnya, melansir akun X miliknya, Rabu (29/04).
Menurutnya, pengawasan tersebut dapat merugikan Iran karena mengganggu pendapatan puluhan miliar dolar mereka yang digunakan untuk mendanai kelompok terorisme.
Sehingga, pengawasan ini dapat melemahkan kemampuan Iran dan menekan ekonominya yang membuat kenaikan inflasi, dan nilai mata uangnya jatuh.
Hal tersebut memungkinkan menjadi senjata bagi AS agar Iran mau menandatangani kesepakatan untuk mengakhiri perang dan mencegah Teheran dalam mengembangkan nuklinya sendiri.